BERSAMA KITA WUJUDKAN DUNIA YANG LEBIH BAIK

Hingga tahun 2026, relawan TZU CHI telah tersebar di 68 negara dan telah memberikan bantuan ke 139 negara
tanpa memandang suku, bangsa, ras, agama.




DONASI

Temukan kebahagiaan saat berbagi


Menjadi RELAWAN

Bergabunglah dengan kami dalam barisan relawan

 

 


DENGAN CINTA KASIH MELENYAPKAN PENDERITAAN

TZU CHI merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966 dan berpusat di Hualien, Taiwan.

TZU CHI berkomitmen menebarkan cinta kasih universal, dengan welas asih melenyapkan penderitaan, dan membawa perubahan positif di dunia.


BANTUAN AMAL

BANTUAN INDIVIDU

Ribuan penerima bantuan jangka panjang (Gan En Hu) membutuhkan uluran tangan kita

DONASI

BEDAH RUMAH

Mari membangun harapan dan wujudkan mimpi mereka melalui rumah layak huni yang sehat

DONASI

PENDIDIKAN

Dukung anak-anak Indonesia memiliki pendidikan yang layak agar mereka dapat meraih cita-citanya

DONASI

BENCANA

Melepaskan penderitaan, menentramkan jiwa, menentramkan raga, memulihkan kehidupan

DONASI



Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-155: Dari Pulau Muda, Alfian Menjemput Harapan dan Senyum Baru

Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-155: Dari Pulau Muda, Alfian Menjemput Harapan dan Senyum Baru

13 Agustus 2026

Langkah kecil Alfian dan keluarganya membawa asa besar. Mereka menempuh perjalanan panjang untuk mendapatkan pengobatan dalam Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-155 di Pekanbaru.

Bakti Sosial Kesehatan Degeneratif, Wujud Kepedulian Kepada Penerima Bantuan

Bakti Sosial Kesehatan Degeneratif, Wujud Kepedulian Kepada Penerima Bantuan

12 Agustus 2026

Relawan Tzu Chi Medan komunitas Hu Ai Mandala bersama TIMA Indonesia mengadakan Bakti Sosial Kesehatan Degeneratif bagi Gan En Hu dan orang tua anak asuh berusia 40 tahun ke atas.

Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-155: Kembali Melihat Terang, Harapan Baru Rahmadan untuk Keluarga

Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-155: Kembali Melihat Terang, Harapan Baru Rahmadan untuk Keluarga

11 Agustus 2026

Melalui baksos kesehatan Tzu Chi bersama TIMA Indonesia di Pekanbaru, Rahmadan akhirnya menjalani operasi katarak dan kembali memiliki harapan untuk menatap masa depan lebih terang.




Luangkan sedikit ruang bagi diri sendiri dan orang lain, jangan selalu bersikukuh pada pendapat diri sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -