BERSAMA KITA WUJUDKAN DUNIA YANG LEBIH BAIK

Hingga tahun 2026, relawan TZU CHI telah tersebar di 68 negara dan telah memberikan bantuan ke 139 negara
tanpa memandang suku, bangsa, ras, agama.




DONASI

Temukan kebahagiaan saat berbagi


Menjadi RELAWAN

Bergabunglah dengan kami dalam barisan relawan

 

 


DENGAN CINTA KASIH MELENYAPKAN PENDERITAAN

TZU CHI merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966 dan berpusat di Hualien, Taiwan.

TZU CHI berkomitmen menebarkan cinta kasih universal, dengan welas asih melenyapkan penderitaan, dan membawa perubahan positif di dunia.


BANTUAN AMAL

BANTUAN INDIVIDU

Ribuan penerima bantuan jangka panjang (Gan En Hu) membutuhkan uluran tangan kita

DONASI

BEDAH RUMAH

Mari membangun harapan dan wujudkan mimpi mereka melalui rumah layak huni yang sehat

DONASI

PENDIDIKAN

Dukung anak-anak Indonesia memiliki pendidikan yang layak agar mereka dapat meraih cita-citanya

DONASI

BENCANA

Melepaskan penderitaan, menentramkan jiwa, menentramkan raga, memulihkan kehidupan

DONASI



Di Balik Rumah Yang Dibangun Tzu Chi, Ada Harapan dan Kesempatan Bagi Keluarga untuk Bangkit.

Di Balik Rumah Yang Dibangun Tzu Chi, Ada Harapan dan Kesempatan Bagi Keluarga untuk Bangkit.

09 September 2026

Setelah kehilangan rumah akibat banjir bandang, Evi Wijayanti dan keluarganya berbulan-bulan tinggal di tenda. Kini, rumah baru dari Tzu Chi memberi harapan untuk kembali hidup layak.

Menyeberangi Laut, Melayani Kesehatan Warga di Pulau Karas

Menyeberangi Laut, Melayani Kesehatan Warga di Pulau Karas

08 September 2026
Dengan penuh semangat cinta kasih dan kepedulian, para relawan Tzu Chi Batam bersama TIMA Indonesia hadir memberikan pelayanan kesehatan melalui Bakti Sosial Degeneratif bagi masyarakat Pulau Karas.
Bukan Sekadar Rumah, Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Membuka Peluang Ekonomi Warga

Bukan Sekadar Rumah, Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Membuka Peluang Ekonomi Warga

08 September 2026

Pembangunan Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Sibolga turut membuka peluang kerja bagi warga sekitar, termasuk Marcel Gea dan istrinya yang membuat batako untuk pembangunan 200 rumah.




Kehidupan masa lampau seseorang tidak perlu dipermasalahkan, yang terpenting adalah bagaimana ia menjalankan kehidupannya saat ini.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -