BERSAMA KITA WUJUDKAN DUNIA YANG LEBIH BAIK

Hingga tahun 2025, relawan TZU CHI telah tersebar di 68 negara dan telah memberikan bantuan ke 139 negara
tanpa memandang suku, bangsa, ras, agama.




DONASI

Temukan kebahagiaan saat berbagi


Menjadi RELAWAN

Bergabunglah dengan kami dalam barisan relawan

 

 


DENGAN CINTA KASIH MELENYAPKAN PENDERITAAN

TZU CHI merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966 dan berpusat di Hualien, Taiwan.

TZU CHI berkomitmen menebarkan cinta kasih universal, dengan welas asih melenyapkan penderitaan, dan membawa perubahan positif di dunia.


BANTUAN AMAL

BANTUAN INDIVIDU

Ribuan penerima bantuan jangka panjang (Gan En Hu) membutuhkan uluran tangan kita

DONASI

BEDAH RUMAH

Mari membangun harapan dan wujudkan mimpi mereka melalui rumah layak huni yang sehat

DONASI

PENDIDIKAN

Dukung anak-anak Indonesia memiliki pendidikan yang layak agar mereka dapat meraih cita-citanya

DONASI

BENCANA

Melepaskan penderitaan, menentramkan jiwa, menentramkan raga, memulihkan kehidupan

DONASI



Pembangunan Huntap di Aceh: Tzu Chi Wujudkan Harapan Penyintas Banjir dengan Penyerahan 60 Huntap di Aceh Utara

Pembangunan Huntap di Aceh: Tzu Chi Wujudkan Harapan Penyintas Banjir dengan Penyerahan 60 Huntap di Aceh Utara

17 Juli 2026

Tzu Chi Indonesia menyerahkan 60 unit hunian tetap beserta perabotan kepada penyintas banjir di Desa Meunasah Bujok, Aceh Utara.

Kasih yang Menumbuhkan Mimpi

Kasih yang Menumbuhkan Mimpi

16 Juli 2026

Perjuangan Farida dan suaminya membesarkan anak-anak di Rusun Cinta Kasih Tzu Chi membuahkan hasil. Berbekal kasih sayang, kerja keras, dan keyakinan bahwa pendidikan dapat mengubah masa depan, mereka berhasil mengantarkan putrinya lulus profesi kebidanan.

Pembangunan Huntap di Aceh:  120 Keluarga Penyintas Banjir Memulai Kehidupan Baru

Pembangunan Huntap di Aceh: 120 Keluarga Penyintas Banjir Memulai Kehidupan Baru

16 Juli 2026

Melalui kepedulian Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, 120 keluarga penyintas banjir Aceh Tamiang akhirnya memiliki rumah baru dan kesempatan untuk kembali menata kehidupan.




Orang yang mau mengaku salah dan memperbaikinya dengan rendah hati, akan mampu meningkatkan kebijaksanaannya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -