Berita
Bantuan Tzu Chi Indonesia untuk Korban Gempa Di Myanmar
01 April 2025Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bersama dengan TNI mengirimkan bantuan darurat untuk korban gempa di Myanmar, yang akan diterbangkan dari Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma.
SMAT di Taman Matahari
24 Juni 2015 “Kagum dengan ketulusan Tzu Chi yang tanpa membeda-bedakan agama, suku, dan hal lain dalam memberikan bantuannya. Saya dan teman-teman mendukung untuk ngumpulin uang di celengan bambu,” paparnya sambil memegang erat celengan bambu yang diterimanya.SMAT di Bank Panin, Medan
24 Juni 2015 Mau berbagi pada sesama yang membutuhkan, itulah yang ingin ditunjukkan oleh Bank Panin Kantor Cabang Medan dengan mengikuti kegiatan SMAT dan memberikan sumbangan hasil penggalangan dana gempa Nepal kepada Tzu Chi Medan.Kebaktian Saddharma Pundarika Sutra
24 Juni 2015 Alex Salim Shixiong dan Ng Siu Tju Shijie, sepasang suami istri ini mengambil semangat ajaran Buddha untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut terlihat dari pola kehidupan mereka, dimana anak-anak sejak dalam kandungan sudah bervegetarian dan sampai saat ini keluarga ini telah bervegetarian lebih dari 30 tahun.Bazar Vegetarian: Bersumbangsih dengan Sukacita
23 Juni 2015 Bing Ai hanya memiliki 3 kata pusaka yang memotivasinya hingga bisa begitu bersemangat melakukan kegiatan Tzu Chi. Kata tersebut adalah Hua Hi Cue yang berarti bersumbangsih dengan sukacita.
Beralih Menjadi Pemberi Bantuan
23 Juni 2015Penuangan celengan bambu ini merupakan yang ketiga kalinya bagi karyawan Inti Sumber Baja. Dengan mengikuti program celengan bambu, secara tidak langsung para karyawan sudah membantu Tzu Chi dengan menjadi relawan informasi di lingkungan rumah mereka masing-masing.

Pendampingan Selama Terapi
23 Juni 2015
Menjalin Jodoh Baik
23 Juni 2015 Merupakan suatu jalinan jodoh yang baik, walau berbeda keyakinan tapi semuanya sangat antusias untuk mau lebih mengenal Tzu Chi.
Bersyukur Bisa Membantu Orang Lain
23 Juni 2015 Di dalam misi Amal Tzu Chi, relawan menganggap Gan En Hu dan anak asuh seperti keluarga sendiri. Di mana kita ikut merasakan secara batiniah permasalahan yang dihadapi dan membantu mereka untuk dapat menyelesaikan masalah yang ada.Belajar dari Burung Gagak dan Semut
23 Juni 2015 Berbuat baik tidak terbatas dilakukan pada teman sejawat atau kerabat dekat tetapi kepada siapapun bahkan kepada mahluk hidup yang kita jumpai di manapun.Penggalangan Hati yang Tulus
23 Juni 2015Bahagia dalam Setiap Kunjungan
22 Juni 2015Setiap Hal Harus Disyukuri
22 Juni 2015Pameran Jing Si kali ini memang berbeda karena sekaligus menyambut Festival Bacang yang jatuh pada tanggal 5 bulan 5 dalam penanggalan Lunar. Sehingga, dalam pameran ini, selain menawarkan produk-produk Jing Si, juga ditawarkan bacang vegetarian yang terbuat dari Nasi Jing Si.
Tak Lagi Takut Memeriksakan Gigi
18 Juni 2015Baksos Kesehatan Balita dan Anak: Bersama-Sama Menjadi Penolong Sesama
17 Juni 2015Diadakannya baksos adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada balita dan anak-anak di daerah yang terpencil dan jauh dari pusat kota. Selain itu, berdasarkan temuan awal, sedikitnya 47 balita di tiga desa ini tercatat mengalami gizi buruk.
Penuangan Celengan Bambu di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi
16 Juni 2015Seluruh siswa-siswinya mengetahui tujuan akhir dari celengan tersebut ialah menyisihkan uang koin mereka untuk membantu sesama. Dengan pemahaman ini seluruh siswa-siswi Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng baik dari TK sampai SMK berbondong-bondong menuangkan hasil celengan mereka.