Berita
Bantuan Tzu Chi Indonesia untuk Korban Gempa Di Myanmar
01 April 2025Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bersama dengan TNI mengirimkan bantuan darurat untuk korban gempa di Myanmar, yang akan diterbangkan dari Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma.

Datang Meringankan Beban
03 Juni 2015 Akibat kebakaran ini ratusan warga harus mengungsi dan hanya bisa bergantung pada uluran cinta kasih para dermawan. Melihat kondisi demikian, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia turut andil mencurahkan perhatian kepada ratusan warga yang terkena musibah ini
Penuh Berkah di Jalan Tzu Chi
03 Juni 2015Merapatnya Abun dan Lina dengan kegiatan Tzu Chi ternyata juga menular ke anak-anaknya. Anak pertama mereka, Arya Dharmawira kini juga merupakan anggota Tzu Ching (muda-mudi Tzu Chi) dan anak kedua mereka, Cynthia Sabrina menjadi anggota Tzu Shao.

Membantu Masyarakat di Pulau-pulau Terpencil
03 Juni 2015 Sebagai negara kepulauan, Indonesia diuntungkan memiliki tiga jenis wilayah: darat, laut, dan udara. Kondisi geografis seperti itu memiliki potensi sekaligus kelemahan. Potensi terbesarnya adalah sumber daya yang ada di dalamnya, sedangkan kelemahannya adalah masalah perhubungan antar pulau-pulau serta masalah keamanan, kedaulatan, dan kesejahteraan.Cinta Kasih itu Tak Berpagar
03 Juni 2015Kedatangan para pengusaha dan awak media dari Filipina ini tidak lepas dari kontribusi Carlos Chan, pengusaha asal Filipina. Chan yang telah tiga kali bertemu Master Cheng Yen ini mengajak rekan-rekan sesama pengusaha serta para awak media untuk mengunjungi Tzu Chi untuk menginspirasi cinta kasih dari dalam diri mereka.
Mempraktikkan Enam Paramita di Tengah Masyarakat
02 Juni 2015Melayani dengan Hati
31 Mei 2015 “Saat membuat bangunan, saya yakin pasti tidak akan bisa seratus persen sempurna seperti saya yang tidak sempurna. Kita semua tidak sempurna. Namun, bangunan rumah sakit yang akan berdiri nanti akan menjadi sangat sempurna dengan adanya sentuhan semangat dan ketulusan dari para relawan Tzu Chi yang terus bersumbangsih untuk orang yang membutuhkan.,” ujar arsitek dari Nihon Sekkei itu.Rumah Sakit yang Humanis
31 Mei 2015Semua Rumah Sakit Tzu Chi dibangun berdasarkan prinsip menghargai jiwa dan mengutamakan kehidupan, dengan misi menjaga kesehatan, menyelamatkan kehidupan, dan mewariskan cinta kasih. Rumah Sakit Tzu Chi juga berusaha mewujudkan pelayanan kesehatan yang berbudaya humanis, berteknologi tinggi, dan bertaraf internasional.

Senyum Terindah Dari Panti Asuhan Muhammadiyah
30 Mei 2015Sebanyak 30 insan Tzu Chi yang dikoordinatori oleh Ami Haryatmi bermain bersama 35 anak panti. Mereka sangat bersukacita. Terlihat pula beberapa anak asuh yang masih jauh di bawah umur yang seyogyanya masih sangat membutuhkan kepedulian dari masyarakat yang peka akan penderitaan mereka.
Turut Bersumbangsih Bersama Tzu Shao
29 Mei 2015 Tzu Shao diajak untuk berkenalan antara yang satu dengan lainnya melalui permainan. Pada game ini, Tzu Shao diharapkan mengenal satu sama lain sehingga akan tercipta komunikasi yang baik. Apabila komunikasi sudah tercipta dengan baik maka akan mudah untuk memajukan organisasi tersebut karena komunikasi merupakan hal terpenting dalam setiap organisasi.
Mengenali Kiprah Tzu Chi
28 Mei 2015 Lima mahasiswa kedokteran dari University of Geneva, Swiss melakukan kunjungan ke Kantor Tzu Chi di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Mereka pun diajak berkeliling Aula Jing Si untuk mengenal lebih dekat kiprah Tzu Chi dalam aktivitas kemanusiaan.Berbagi Berkah Melalui Baksos Kesehatan
27 Mei 2015 Berawal dari jalinan jodoh dari pertemanan anggota Korem dengan relawan Tzu Chi, maka tercetus ide untuk melakukan bakti sosial pengobatan massal di Biak.
Membersihkan Rumah Batin
27 Mei 2015 Kegiatan bersih-bersih rutin dilakukan komunitas setiap bulannya, namun kali ini cukup berbeda karena melibatkan 3 Hu Ai yang merangkul sebanyak 70 relawan sehingga pekerjaan bisa cepat selesai. Setiap wilayah mendapat ladang berkah untuk membersihkan satu lantai di gedung ini.
Cinta Besar Bermula dari Cinta Kecil
27 Mei 2015