“Aku Cinta Lingkunganâ€
Jurnalis : Hadi Pranoto, Fotografer : Hadi Pranoto
|
| ||
Agar anggota Acil dan para siswa lainnya mendapatkan gambaran lengkap tentang pelestarian lingkungan dan masalah pemilahan sampah, maka mereka pun berkunjung ke Sekolah dan Posko Daur Ulang Tzu Chi. “Kami menganggap di sini (Tzu Chi) adalah media yang tepat bagi anak-anak untuk mempraktikkan langsung bagaimana cara melestarikan lingkungan, salah satunya lewat pemilahan sampah,” kata Darmadji, “ini merupakan pengalaman baru untuk mereka.” Konsep “5R” (Re-Think, Reduce, Reuse, Repair, and Recycle) Bertempat di Aula Lantai 3 Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, para siswa-siswi SD Santa Ursula ini tidak hanya mendapatkan penjelasan tentang konsep pelestarian di Tzu Chi, tetapi mereka juga memperoleh informasi dan pengetahuan tentang Tzu Chi, pendiri Tzu Chi: Master Cheng Yen, dan bagaimana Tzu Chi memulai kegiatan sosialnya. Untuk menyegarkan suasana, salah seorang relawan Tzu Chi, Mei Rong, mengajak para siswa-siswi ini bermain games yang menuntut konsentrasi, kecepatan bergerak dan berpikir anak. Sebuah games yang juga ternyata membawa keceriaan dan kebahagiaan bagi mereka.
Ket : - Selain menjelaskan tentang Yayasan Buddha Tzu Chi, Chi Mei Rong yang seorang relawan Tzu Chi juga mengajak anak-anak bermain games untuk menghidupkan suasana. (kiri) Saatnya Memilah Sampah Viky Bernadeth Tjia, siswi kelas 5 B yang juga Ketua Acil mengatakan, “Seru banget, menyenangkan, dan senang bisa berpartisipasi melestarikan lingkungan.” Viky sendiri secara sukarela menjadi anggota Acil karena merasa bahwa merawat dan melestarikan lingkungan harus dibangun dari kesadaran diri sendiri. “Kalau lingkungan kita sehat, nyaman, dan bersih, kita pun akan dapat belajar dengan tenang,” kata Viky. Sementara bagi Chelsea, anggota Acil lainnya, “Seru, ngalamin yang pertama kali (memilah sampah).” “Senang bisa ikut menjaga lingkungan, sekaligus menambah pengetahuan kita dalam pemilahan sampah,” tambah Georgie yang mengaku pernah melakukan sosialisasi tentang komposter di lingkungan tempat tinggalnya.
Ket : - Wakil Kepala SD Santa Ursula, Darmadji menyerahkan cindera mata dari sekolahnya untuk Kepala SD Cinta Kasih Tzu Chi. (kiri). Acil yang Beragam Pemanfaatan sampah daur ulang pun sudah mereka lakukan. Para siswa dianjurkan untuk membuang sampah secara terpisah sesuai jenisnya: organik dan non-organik. Yang organik dijadikan kompos dan pupuk cair, sedangkan yang non-organik: plastik, kertas koran dan lain-lain dijual ke pengepul. “Seminggu sekali kita jual, dan hasilnya dimanfaatkan untuk kegiatan study tour siswa untuk menunjang pembelajaran,” kata Darmadji. Melalui kunjungan ini, Darmadji berharap kepedulian para siswa terhadap lingkungan semakin meningkat. “Dengan melihat sendiri dan mempraktikkannya, saya harap anak-anak bisa menghargai sampah dan tidak lagi membuang sembarangan,” kata Darmadji, “tujuan akhirnya sebenarnya menumbuhkan kesadaran pada anak-anak untuk tidak menghasilkan atau memperbanyak sampah.” | |||
Artikel Terkait
Rumah Lambang Cinta Kasih
20 Oktober 2020Berawal dari jalinan jodoh Martin Hasibuan yang menjadi anak asuh Tzu Chi, ibunya yang bernama Doriska Sinaga, janda beranak tujuh yang berprofesi sebagai pengumpul barang-barang daur ulang ini mendapat bantuan renovasi rumah dari Tzu Chi. Atap rumah yang dulunya bocor kini diganti dengan seng baru, dinding tepas kini diganti menjadi tripleks yang bagus. Rumah ini diharapkan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi Doriskha dan anak-anaknya.
Harapan Dalam Kunjungan Kasih
29 Februari 2016Senyum cerah terlihat dari semua wajah para penghuni Panti Jompo Wisma Sahabat Baru, Jakarta barat, pada Minggu pagi, 21 Februari 2016, saat relawan Tzu Chi berkunjung. Walaupun kunjungan Kasih ke panti ini telah sering dilakukan, namun selalu membuahkan kisah dan pengalaman yang berbeda setiap bulannya.
Memupuk Berkah dan Kebijaksanaan
24 September 2024Relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Barat 1 mengadakan Pelatihan Relawan yang ke-4 di tahun 2024 ini. Pelatihan kali ini mengusung tema Memupuk Berkah dan Kebijaksanaan, yang memberikan berbagai inspirasi dan membangun motivasi bagi 50 peserta yang hadir.








Sitemap