Berdonor Darah di Sei Rokan

Jurnalis : Noor Rais, Moses Silitonga (Tzu Chi Sinar Mas), Fotografer : Noor Rais (Tzu Chi Sinar Mas)


Relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas Xie Li Siak mengadakan kegiatan donor darah Pada hari Jumat, 21 September 2018. Tidak hanya masyarakat setempat yang berdonor, relawan juga turut menyumbangkan darahnya.

Mendonorkan darah mungkin merupakan hal yang berat bagi sebagian orang. Banyak dari meraka yang sebetulnya memenuhi syarat berdonor tetapi kurang memiliki keberanian atau mungkin tidak berniat untuk mendonorkan darahnya. Namun, ada juga sebagian orang yang memiliki niat kuat untuk berdonor secara sukarela dengan motivasi untuk menolong orang yang membutuhkan darah.

Pada hari Jumat, 21 September 2018 bertempat di Sei Rokan Training Center, di wilayah Perkebunan Sinar Mas, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak-Riau, Pekanbaru para relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas Xie Li Siak mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) unit donor darah Pekanbaru.


Relawan secara bahu-membahu menyiapkan peralatan medis yang dibutuhkan dalam kegiatan donor darah.

Kegiatan donor darah dijadwalkan dimulai pada pukul delapan pagi. Agar kegiatan dapat berjalan sesuai dengan jadwal, tim PMI yang berada di Pekanbaru pun bergerak dari pukul enam pagi menuju wilayah Kandis. Setelah melalui perjalanan hampir dua jam, tim PMI tiba sebelum pukul delapan dan langsung menyusun peralatan donor darah bersama-sama dengan para relawan, sehingga kegiatan donor darah dapat segera dimulai.

Sebelum melakukan donor darah, peserta yang telah mendaftar diarahkan terlebih dahulu untuk sarapan dengan makanan yang telah disediakan oleh relawan yaitu  telur rebus, bubur kacang ijo, dan susu. Setelah sarapan, peserta melakukan pengecekan berat badan, tekanan darah, dan tingkat Hemoglobin (Hb) darah.


Didampingi oleh seorang relawan Tzu Chi, peserta donor darah mengikuti proses donor darah bersama tim PMI di Sei Rokan Training Center, di wilayah Perkebunan Sinar Mas, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak-Riau, Pekanbaru.

Pada hari itu, 83 orang relawan bahu membahu menyambut para peserta dan memastikan kegiatan berjalan dengan baik. Dari sebanyak 162 peserta yang hadir, 65 kantung darah berhasil dikumpulkan dan 97 orang lainnya belum memenuhi syarat untuk berdonor darah.

“Saya senang sekali bisa lolos pas cek darah tadi, biasanya tekanan darah saya tinggi jadi tak bisa ikut donor, tapi kali ini tekanan darah saya normal dan saya ingin sekali bisa melakukan donor darah, saya berharap darah saya ini dapat bermanfaat bagi pasien-pasien yang membutuhkan,” tutur Alfa Palilu, salah seorang donor.


Sebanyak 65 kantung darah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan donor darah tersebut.

Niat baik tidak selalu dapat berjalan dengan mulus, halangan bisa saja muncul. Walaupun ada yang belum memiliki kesempatan untuk memberikan darahnya kepada orang yang membutuhkan, seluruh peserta yang hadir dan relawan  Xie Li Siak tampak bahagia. Seperti apa yang disampaikan oleh Master Cheng Yen dalam Kata Perenungannya “Jadikan kesulitan sebagai tambahan kekuatan, jangan dianggap sebagai hambatan dalam menghadapi masalah” kiranya halangan bukan menjadi penghambat kita dalam berbuat kebaikan karena ada banyak cara untuk berbuat baik.

Editor: Yuliati


Artikel Terkait

Uluran Kasih Melalui Setetes Darah

Uluran Kasih Melalui Setetes Darah

20 Desember 2022

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat Xie Li JB2 bekerja sama dengan unit transfusi darah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo mengadakan donor darah untuk pertama kalinya di Sekolah Tri Ratna, Jakarta Barat. 

Tekad Membantu Lewat Setetes Darah

Tekad Membantu Lewat Setetes Darah

22 Desember 2022

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat Hu Ai Jembatan Lima merangkul Palang Merah Indonesia (PMI) dari Jakarta Barat dalam kegiatan donor darah pada Sabtu, 17 Desember 2022. 

Mengajak Pengunjung Mall Berdonor Darah

Mengajak Pengunjung Mall Berdonor Darah

15 Juli 2016
Relawan Tzu Chi Pekanbaru membantu PMI Kota Pekanbaru melakukan sosialisasi donor darah kepada pengunjung pusat perbelanjaan.
Menggunakan kekerasan hanya akan membesarkan masalah. Hati yang tenang dan sikap yang ramah baru benar-benar dapat menyelesaikan masalah.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -