Berkah dan Pelatihan Diri
Jurnalis : Henny Laurence (Tzu Chi Makasar), Fotografer : Eddy Go (Tzu Chi Makasar)
|
| ||
Baksos yang diadakan ini adalah bakti sosial kesehatan umum, gizi balita, gigi, dan pemeriksaan mata. Dalam baksos itu, 61 relawan Tzu Chi bekerja sama dengan 25 dokter dari Ikatan Dokter Buddhis Universitas Hasanuddin mengobati dan merawat 421 pasien. Dari 421 pasien tersebut, 209 adalah pasien umum dan gizi balita, 71 pasien gigi, dan 141 pasien mata. Bagi relawan Tzu Chi dan tim dokter, kegiatan ini sangat berharga. Mereka dapat bersyukur dan menghargai kesehatan dan berkah yang mereka miliki. Dengan berpartisipasi dalam baksos, mereka menemukan tempat untuk menggali kebijaksanaan dalam diri. Belajar menghargai orang lain karena welas asih yang sesungguhnya dimulai dari memperlakukan orang lain seperti layaknya kepada diri sendiri.
Keterangan :
Dari pukul 7 pagi hingga 4 sore kegiatan baksos dilangsungkan. Para relawan Tzu Chi, tim dokter, dan pasien sangat bersyukur karena baksos ini dapat berjalan dengan lancar dan semua orang memperoleh berkah dan pelatihan diri. | |||
Artikel Terkait

Membuka Hati, Melatih Diri, dan Membulatkan Tekad
27 September 2013 Ketika seseorang memutuskan untuk membuka hati dan menjadi relawan Tzu Chi, maka ia mempersilahkan nilai-nilai rasa syukur, saling menghormati, dan cinta kasih universal untuk hadir dan mewujud dalam kehidupannya sehari-hari.
Ada Mutiara di RSCM (Bagian 1)
25 Januari 2011 Seorang teman saya yang bernama Hok Cun pernah mengatakan bahwa Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta tempat ia bertugas sebagai relawan Tzu Chi adalah ladang terbaik untuk melatih diri dan kepekaan emosi.Sepenggal Kisah Wulandhari yang Merawat Nadia
11 Desember 2019Tim medis RSCK bersama relawan Tzu Chi mengunjungi seorang pasien di Legok, Banten. Mereka menempuh perjalanan dua jam membelah kemacetan dan cuaca hujan menuju rumah seorang anak bernama Nadia, penderita atrofi cerebri.