Budaya Kemanusiaan Lewat Isyarat Tangan
Jurnalis : Leo Samuel Salim (Tzu Chi Medan), Fotografer : Sani, Sylvia (Tzu Chi Medan)
|
| ||
Kelima relawan Tzu Chi Medan tersebut khusus meluangkan waktu di tengah-tengah kesibukan mereka, padahal hari itu adalah hari dan jam kerja. “Pertama-tama saya memang punya waktu dan memang biasanya sulit sekali untuk bisa mengumpulkan relawan di hari dan jam kerja, tetapi dengan tekad dan sepenuh hati, kami semua berhasil berkumpul,” ujar Sani Shijie salah satu relawan yang ikut dan juga adalah wakil ketua wilayah Xie Li 3. Senyuman Terindah Setelah para siswa dibagi menjadi 2 kelompok. Siu Lin Shijie membagikan kertas kepada para siswa yang berisi lambang-lambang isyarat tangan lagu Senyuman Terindah. Setelah semua siswa mendapatkan kertas tersebut. Siu Lin mulai menjelaskan lambang-lambang tersebut dan menyanyikannya lebih dahulu supaya para siswa lebih mudah mengerti. Tidak berbeda dengan kelompok yang satunya lagi, di sana ada Wu Mei Yin Shijie yang dengan sabar mengajarkan para siswa. Memang membutuhkan kesabaran untuk membuat para siswa berusia muda tersebut mengerti, ada sebagian siswa laki-laki yang bermain dan tidak serius. Tetapi ini tidak menyurutkan semangat para relawan untuk menyebarkan misi budaya kemanusiaan kepada generasi muda.
Ket : - Relawan Tzu Chi dengan penuh perhatian dan kesabaran membimbing para siswa. (kiri) Berawal dari Internet Prime One School juga bersumbangsih sewaktu Badai Morakot melanda Taiwan bagian selatan. Saat itu Tzu Chi memang membuka pintu untuk menerima bantuan dari manapun untuk bersama-sama membantu korban bencana tersebut. Sebagian dana tersebut disumbangkan oleh anak-anak didik mereka. Para guru guru telah mengajarkan kepada para siswa sejak dini mengenai bersumbangsih dan saling menolong.
Ket : - Jodoh Prime One School dengan Tzu Chi cukup unik. Awalnya para guru menyakksikan peragaan isyarat tangan lagu Rang Ai Chuan Chu Qu di sebuah laman video internet. (kiri). Waktu terus berjalan, para relawan tidak putus harapan dan tetap bersemangat untuk mengajarkan isyarat tangan kepada para siswa meskipun harus diulang berkali-kali. “Meskipun harus sedikit repot, itu tidak jadi masalah karena pada dasarnya saya suka anak-anak dan sekalian saya belajar isyarat tangan ini juga,” ujar Sani Shijie. Ms. Kumala yang mewakili Prime One School mengucapkan terima kasih atas kedatangan para relawan Tzu Chi Medan yang sudah meluangkan waktunya untuk mengajar anak-anak didik mereka isyarat tangan. Para relawan Tzu Chi Medan berharap dengan mengajarkan isyarat tangan, yang juga menjadi bagian dari penyebaran misi budaya kemanusiaan kepada para siswa Prime One School, semoga benih-benih Tzu Chi bisa tumbuh di sanubari para siswa tersebut karena ini merupakan salah satu cara mengikat jodoh yang baik. Menurut rencana, para siswa akan menampilkan isyarat tangan dengan lagu Senyuman Terindah pada salah satu acara penting Prime One School nanti. | |||
Artikel Terkait
Kepedulian Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kepada Warga di Pulau-pulau Kecil
13 Mei 2020Sebanyak 170 karung beras disalurkan oleh Tzu Chi Tanjung Balai Karimun di dua pulau, yakni Pulau Tanjung Batu Kecil dan Pulau Tanjung Utan, Minggu 10 Mei 2020. Proses penyaluran bantuan ke dua pulau ini terbilang cukup menantang, mulai dari mengangkut beras di gudang, kemudian harus ke dermaga milik yayasan Vihara yang ada di Karimun, dan bukan pelabuhan pemerintah.
Lingkungan yang Baik
08 Februari 2009 Minggu, 8 Februari 2009, bertempat di kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Gedung ITC Mangga Dua Lt 6 Jakarta, sebanyak 90 anak mengikuti Kelas Budi Pekerti Tzu Chi. Ini merupakan kelas pertama di tahun 2009. Dari 90 anak yang hadir, separuhnya merupakan siswa-siswi yang telah mengikuti Kelas Budi Pekerti tahun sebelumnya.Menyiapkan Barisan Relawan di Sekolah Ehipassiko
12 Agustus 2016Sekolah Ehipassiko Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang mengajak orang tua siswa berkunjung ke Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Selain bertujuan membangun sinergi antara sekolah dan orang tua, para orang tua diharapkan tergerak menjadi relawan.








Sitemap