Dari Pintu ke Pintu

Jurnalis : Lisda (He Qi Utara), Fotografer : Aris Widjaja , Lisda ( He Qi Utara )
 
 

fotoRelawan Tzu Chi membuka jalinan jodoh yang baik dengan setiap warga, demi terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.

Minggu pagi, 1 Agustus 2010 , sebanyak 24 relawan  Tzu  Chi  dari He Qi Utara (Hu Ai  Angke)  berkumpul  di rumah  Eva Maria, relawan Tzu Chi  yang  berdomisili  di Jalan Teluk Gong,  Jakarta  Utara. Tujuan mereka hari itu adalah dalam rangka mengadakan sosialisasi pelestarian lingkungan dari rumah ke rumah.

Sebelum  para  relawan  turun  ke  lapangan, Jodie selaku koordinator kegiatan memberikan  pengarahan, dimana  setiap  relawan  harus   menanamkan  dan menerapkan  nilai-nilai  budaya  humanis  Tzu Chi. ''Kita harus  membawa  citra  dan  meninggalkan  kesan yang baik di hati  warga. Selain itu, kita  juga wajib  menerima sampah  daur ulang ketika  warga memberikan kepada kita,'' kata Jodie  kepada relawan 

Membentuk  5  tim yang terdiri  dari  4 5  orang,  para relawan menyebar  di  5  tempat : Jalan  V , Jalan  Y , Jalan  Z, Jalan  20,  dan  Jalan  21. Semua berlokasi di daerah Teluk Gong. Dengan berbekal Kata Perenungan Master Cheng Yen, Buletin Tzu Chi, brosur  Tzu Chi dan daur ulang, membuat relawan semakin  mantap saat melangkahkan kaki  ke rumah  warga. Mengentuk  pintu  hati  warga bukanlah hal mudah seperti yang kita bayangkan,  ada yang bersimpati dan ada yang tidak. Di sinilah  relawan  Tzu Chi  kemudian belajar melatih diri dan mengembangkan  kebijaksanaan.

Pulang Membawa Harapan
''Mengubah  sampah  menjadi  emas, emas  menjadi cinta kasih, dan cinta  kasih  menyebar untuk membantu  sesama yang kurang mampu'' adalah  kalimat yang  selalu  dilontarkan  kepada  setiap  warga agar peduli terhadap pelestarian lingkungan.

foto  foto

Ket : - Dalam perjalanan, tanpa sungkan dan malu relawan Tzu Chi memungut sampah daur ulang yang               tergeletak di jalan. (kiri)
         - Relawan Tzu Chi harus membawa citra dan kesan yang baik di hati warga, termasuk saat               mensosialisasikan daur ulang sampah. (kanan)

Salah satu rumah warga yang didatangi relawan ternyata sudah memiliki kepedulian pada pelestarian lingkungan. Tumpukan koran di rumahnya langsung diberikan ke  Evi, relawan Tzu Chi. ''Kita dapat  ladang berkah,  nih,'' ujar  Evi  kepada temannya  sambil  membawa tumpukan koran di kedua tangannya. Lumayan berat, tapi ia melakukannya  dengan penuh sukacita. Relawan Tzu Chi membuka jalinan  jodoh yang baik  dengan  Selly,  seorang  pelajar  yang  masih  duduk di kelas  1 SMA. Ia  membantu  ibunya  yang membuka usaha rumah makan. Menurut  Selly, setiap hari pengunjung  yang  makan  pasti  selalu memesan  minuman  dalam  kemasan plastik maupun kaleng. Sebelumnya, sampah kering  dan basah  dibuang  begitu saja ke gerobak  sampah. Selly  yang masih  remaja ini  sangat antusias  melihat brosur  dan  mendengar penjelasan dari  relawan, ia pun langsung  menyampaikan  kepada  ibunya. Sebagai wujud partisipasi mereka, ibu Selly  kemudian memberikan  beberapa  botol dan kaleng  kepada relawan untuk dikumpulkan di Posko Daur Ulang Tzu Chi. Relawan Tzu Chi berpesan kepada Selly agar tidak segan-segan menghubungi  nama relawan yang tertera dalam brosur .

Indahnya Berbagi

Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 12.00 siang, sebanyak 5  tim relawan kembali berkumpul  ke rumah Eva untuk melepas dahaga dan makan siang bersama. Tugas belum selesai, relawan Tzu Chi akan melanjutkan kunjungan kasih  ke relawan. ”Ada relawan yang sakit, kita harus jenguk bersama,'' kata Lelly Herawati kepada para relawan lainnya. Saling berbagi rasa, suka maupun duka, menanam benih  cinta kasih di dalam hati relawan, karena kita adalah ”Satu Keluarga”.
  
 
 

Artikel Terkait

Berkah Cinta Kasih di Pagi Hari

Berkah Cinta Kasih di Pagi Hari

07 Agustus 2018 Pagi, 22 Juli 2018, matahari bersinar dengan cerah. Sebanyak 31 relawan Tzu Chi komunitas Hu Ai Pluit mengadakan kegiatan Pelestarian Lingkungan (PL) di Pluit Timur Residence.
Suara Kasih : Daur Ulang Memulihkan Kesehatan

Suara Kasih : Daur Ulang Memulihkan Kesehatan

15 Oktober 2010 Sesungguhnya, ini bukan hanya demi insan Tzu Chi, melainkan demi semua orang di seluruh dunia. Hanya manusialah yang dapat membabarkan Dharma dan bukan sebaliknya. Prinsip kebenaran haruslah terus dibabarkan agar semua orang dapat memahaminya.
Doa Kebersamaan

Doa Kebersamaan

09 September 2009 Selesai sharing, para murid ini kemudian melakukan doa bersama untuk para korban topan Morakot dan gempa Tasikmalaya. Selesai berdoa, mereka pun berdiri dan memberikan dana ke dalam kotak yang telah dipegang oleh para guru. Mereka maju satu per satu dan menyisihkan dana dari uang saku mereka.
Mendedikasikan jiwa, waktu, tenaga, dan kebijaksanaan semuanya disebut berdana.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -