Kelas Budi Pekerti Tzu Shao Medan : Duo Yong Xing
Jurnalis : Christine Sutanti ( Tzu Ching Medan), Fotografer : Amir Tan (Tzu Chi Medan)
|
|
||
Acara di mulai pukul 09.00 WIB dan Christine sebagai MC memberikan kata pembuka sebagai tanda dimulainya Kelas Budi Pekerti Tzu Zhao, dan selanjutnya diikuti pesan cinta kasih oleh koordinator Kelas Budi Pekerti Tzu Shao, Sufinah dan disusul oleh Jenny yang menjelaskan mengenai kesepakatan bersama di Kelas Budi Pekerti Tzu Shao.
Keterangan :
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan ringkasan cerita mengenai tema pembelajaran pada hari ini, "duo yong xin" yang dibawakan oleh Martin. Kisah yang diceritakan adalah mengenai Pelari bernama Abel. Abel awalnya memimpin dalam pertandingan tersebut, namun salah jalur karena dia mengira tiang balon yang di pasang di jalur itu merupakan garis finish padahal garis finish masih di depan lagi. Anaya yang saat itu berada di urutan selanjutnya, malah bukan berlari menembus garis finish untuk mendapatkan juara pertama melainkan memberi tahu Abel bahwa garis finish masih ada di depan. Alih-alih mengambil posisi pertama, Anaya malah membantu Abel. Anaya sadar bahwa posisi juara satu bukan untuk dirinya. |
|||
Artikel Terkait

Kelas Budi Pekerti: Asal Usul Tahun Baru Imlek
23 Januari 2019Pada Minggu, 20 Januari 2019, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun melakukan kegiatan rutin setiap bulannya yaitu kelas budi pekerti. Pada pertemuan kali ini, para Xiao Tai Yang diberikan tema yang berkaitan dengan Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada bulan Februari 2019.

Transplantasi Sumsum Tulang Anak Akhirnya Bisa dilakukan di Indonesia
14 November 2023Setelah sekian lama dinanti, layanan transplantasi sumsum tulang untuk pasien anak akhirnya bisa dilakukan di tanah air, tepatnya di Tzu Chi Hospital, PIK, Jakarta Utara. Adalah Syifa, pasien Talasemia Beta Mayor yang saat ini tengah menjalani proses transplantasi sumsum tulang di Tzu Chi Hospital

Mengajak Generasi Muda Menanam Pohon
10 Desember 2021Memperingati hari menanam pohon, relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalteng 1 mengajak siswa SD Eka Tjipta Hanau untuk menanam 85 bibit buah dan kayu.