Love in Santa Anna
Jurnalis : Lisda (He Qi Utara), Fotografer : Aris Widjaja, Lisda ( HeQi Utara )| |
| ||
Melayani sesama yang kurang mampu adalah tujuan mendirikan panti jompo ini. Ada 30 orang lanjut usia yang menempati panti jompo ini. Mereka semua berasal dari latar belakang yang berbeda, beda agama, beda suku, dan beda bangsa. Hari itu Rabu 17 November 2010, kedatangan relawan disambut sukacita oleh biarawati Ludwina dan opa-oma yang sudah menunggu sedari tadi. Relawan agak terlambat datang karena sebelumnya melakukan penggalangan dana untuk para korban letusan Gunung Merapi di Yogyakarta di pasar tradisional Teluk Gong, Jakarta Utara. Yang Selalu Dinantikan
Keterangan :
Oma Lili, Oma Lusia, Opa Owy dan oma-opa lainnya semua memiliki hati yang sama, kerinduan untuk pulang ke rumah dan berkumpul bersama sanak keluarga. Namun hal itu dipendam dalam hati, hanya menunggu kabar sukacita dari hari ke hari, entah sampai kapan. | |||
Artikel Terkait
Untuk Kali yang Lebih Bersih
08 Maret 2011 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mengadakan sosialisasi kepada warga di Kelurahan Pejagalan dan Kapuk Muara pada tanggal 4 Maret 2011. Sosialisasi pertama dilakukan di Kelurahan Pejagalan pada pukul 16.00 – 17.30 WIB dan kemudian di Kelurahan Kapuk Muara pada pukul 20.00 – 22.00 WIB.
Suara Kasih: Menghimpun Niat Baik
05 September 2012 Kita dapat melihat seorang nenek yang memiliki seorang anak dan 6 orang cucu. Sang nenek harus mencari nafkah. Pendapatannya setiap hari hanya cukup untuk biaya makan satu hari. Dalam penyaluran bantuan kali ini, insan Tzu Chi membagikan bantuan kepadanya. Sang nenek sangat senang.







Sitemap