Love in Santa Anna
Jurnalis : Lisda (He Qi Utara), Fotografer : Aris Widjaja, Lisda ( HeQi Utara )| |
| ||
Melayani sesama yang kurang mampu adalah tujuan mendirikan panti jompo ini. Ada 30 orang lanjut usia yang menempati panti jompo ini. Mereka semua berasal dari latar belakang yang berbeda, beda agama, beda suku, dan beda bangsa. Hari itu Rabu 17 November 2010, kedatangan relawan disambut sukacita oleh biarawati Ludwina dan opa-oma yang sudah menunggu sedari tadi. Relawan agak terlambat datang karena sebelumnya melakukan penggalangan dana untuk para korban letusan Gunung Merapi di Yogyakarta di pasar tradisional Teluk Gong, Jakarta Utara. Yang Selalu Dinantikan
Keterangan :
Oma Lili, Oma Lusia, Opa Owy dan oma-opa lainnya semua memiliki hati yang sama, kerinduan untuk pulang ke rumah dan berkumpul bersama sanak keluarga. Namun hal itu dipendam dalam hati, hanya menunggu kabar sukacita dari hari ke hari, entah sampai kapan. | |||
Artikel Terkait
Internasional : Membangun Asa di Myanmar
18 Maret 2010
Buliran Cinta Kasih Tanpa Pamrih
19 Desember 2012 Mengingat pesan Master Cheng Yen bahwa sumber kemiskinan adalah penyakit, kali ini Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dalam menjalankan misi kesehatan bekerja sama dengan Kostrad Divisi I bersama bergandengan tangan mengalirkan cinta kasih membantu meringankan penderitaan sesama dengan mengadakan bakti sosial kesehatan.







Sitemap