Melatih Diri dan Menjadi Teladan

Jurnalis : Supardi (Tzu Chi Batam) , Fotografer : Djaya Iskandar, Supardi (Tzu Chi Batam)

fotoRelawan mengikuti gerakan lagu isyarat tangan "Satu Keluarga" pada Pelatihan Relawan Abu Putih di Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Batam.

Pada tanggal 18 Febuari 2012, Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Batam mengadakan Pelatihan Relawan Abu Putih. Pelatihan ini bertujuan agar para relawan dapat mengetahui visi dan misi Tzu Chi secara lebih mendalam sehingga mereka dapat memahami Tzu Chi dengan baik.

 

 

Pelatihan tersebut dimulai dengan pembukaan oleh Hui-hui Shijie yang bertanggung jawab sebagai MC. Peserta diajak untuk menyaksikan video mengenai sejarah Tzu Chi setelah itu mereka menyaksikan ceramah Master Cheng Yen yang bertema “Membantu Orang yang Menderita dan Menginspirasi Sesama”.

Usai itu, pelatihan dilanjutkan dengan presentasi mengenai Tata Karma Tzu Chi oleh Fang-fang Shijie. Walau Presentasi tersebut mendapat respon beragam dari para peserta namun Fang-fang Shijie dapat dengan cerdik menjelaskan maksud dan tujuan dari Tata Karma di Tzu Chi sehingga informasi tersebut dapat lebih mudah di terima oleh para peserta.

foto   foto

Keterangan :

  • Pada pelatihan ini relawan mendapatkan banyak pengetahuan tentang Tzu Chi, mulai dari sejarah hingga berbagai Misi Tzu Chi (kiri).
  • Pelatihan ini bertujuan agar para relawan dapat mengetahui visi dan misi Tzu Chi secara lebih mendalam (kanan).

Presentasi mengenai Budaya Humanis Tzu Chi juga dibawakan oleh Koordinator Pelatihan ini yaitu oleh Dewi Shijie. Setiap prinsip humanis Tzu Chi dijelaskan oleh Dewi Shijie secara interaktif sehingga setiap pendengar bisa memahami makna yang terkandung dalam kata Gan En (bersyukur/terima kasih), Zun Zhong (Menghormati/Menghargai), dan Ai (Cinta Kasih).

Pelatihan tersebut diakhiri dengan menyanyikan dan memperagakan lagu isyarat tangan yang berjudul “Satu Keluarga”. "Baik banget pembelajarannya, mudah-mudahan bisa turut mengerjakan Misi Tzu Chi," ungkap Nanto (30) salah satu relawan yang mengikuti pelatihan. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan dan usaha yang dilakukan oleh segenap relawan Tzu Chi sangat inspiratif. Walaupun acara pelatihan ini telah terlaksana dengan baik, namun seperti peribahasa “Tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata”, untuk dapat meyakinkan para calon relawan, dibutuhkan partisipasi dan usaha dari setiap anggota Tzu Chi dengan cara siap menjadi teladan dan bukti nyata dari setiap prinsip yang dipegang dalam hati setiap insan Tzu Chi.

  
 

Artikel Terkait

Juara 1 (Foto): Manusia Berharap, Tuhan yang Menentukan

Juara 1 (Foto): Manusia Berharap, Tuhan yang Menentukan

28 November 2014 Tidak terasa sudah setahun gunung Sinabung bangun dari tidurnya dan selama ini pulalah Sinabung tidak berhenti mengeluarkan isi perutnya berupa guguran lava pijar dan asap putih tebal, sehingga yang dulunya dari kejauhan nampak Gunung sinabung yang gagah berdiri dengan dihiasi hutan yang hijau, sekarang hanya tinggal kenangan karena Gunung Sinabung sekarang bagaikan batuan yang hangus terbakar, tidak ada lagi hutan hijau yang menemaninya, semuanya kering dan hanya nampak asap tebal yang keluar bergantian di titik-titik yang berbeda.
Suara Kasih : Pertemuan Para Bodhisatwa

Suara Kasih : Pertemuan Para Bodhisatwa

01 Desember 2010
Insan Tzu Chi di Indonesia sungguh mengikuti jejak langkah Tzu Chi Taiwan dengan rapat. Mereka telah mengemban misi amal, kesehatan, pendidikan, budaya humanis, dan Delapan Jejak Dharma. Kita dapat melihat mereka mengemban misi Tzu Chi dengan penuh ketulusan dan berlandaskan pada pandangan, keyakinan, serta pikiran yang benar.
Waisak 2556: Membangkitkan Ketulusan Hati

Waisak 2556: Membangkitkan Ketulusan Hati

24 Mei 2012 Mereka pun ikut merayakan 3 perayaan besar yang diadakan oleh insan Tzu Chi di seluruh dunia, yaitu perayaan Hari Waisak, Hari Ibu Internasional, dan Hari Tzu Chi Sedunia.  Ini adalah perayaan Waisak pertama yang diadakan oleh Kantor Penghubung Singkawang
Memberikan sumbangsih tanpa mengenal lelah adalah "welas asih".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -