Memulai Pelestarian Sejak Dini
Jurnalis : Nopianto (Tzu Chi Batam), Fotografer : Nopianto (Tzu Chi Batam)|
|
| ||
Kegiatan kali ini dilaksanakan pada pagi hari, dimulai dengan penjelasan singkat dari para relawan. Mereka menjelaskan secara singkat tentang peran penting daur ulang dalam melindungi bumi kita sambil menunjukkan contoh-contoh sampah non organik yang tidak ramah lingkungan. Siswa-siswi semakin antusias ketika mendengarkan penjelasan bahwa botol bekas yang dikumpulkan ternyata bisa diolah menjadi pakaian. Selain itu, para relawan Tzu Chi mengajak siswa-siswi untuk mengumpulkan botol plastik dan menyumbangkannya ke posko daur ulang. Para relawan juga menjelaskan bahwa meskipun dari botol plastik dapat diolah menjadi baju, tetapi sementara di Batam masih belum bisa. Tetapi dari botol bekas yang telah mereka sumbangkan, mereka juga telah membantu relawan-relawan dalam menjalankan misi-misi Tzu Chi.
Keterangan :
Setelah mendengarkan penjelasan dari para relawan, Siswa-siswi diajak untuk memilah botol-botol bekas. Mulai dari memisahkan tutup botol sampai meremahkan botol, mereka melakukannya langkah demi langkah dengan senang hati. Pengalaman memilah botol bekas kali ini merupakan pengalaman yang unik bagi siswa-siswi global. Menjelang penutupan kegiatan, siswa-siswi Global Indo Asia mengucapkan terima kasih kepada relawan Tzu Chi karena telah meluangkan waktu untuk mengajari mereka bagaimana cara daur ulang, selain mengucapkan terima kasih, mereka juga berharap di masa yang akan datang mereka dapat hadir lagi di kegiatan daur ulang seperti hari ini. Relawan juga membagikan buku kata perenungan Master Cheng Yen bagi siswa-siswi dan guru yang hadir di kegiatan kali ini. Dari kegiatan kali ini, kita sadar bahwa sikap peduli terhadap lingkungan tidak pernah dibatasi oleh usia dan daur ulang dapat dilakukan oleh siapa saja. Meskipun mereka masih anak-anak, tetapi mereka memiliki sikap peduli lingkungan yang patut diteladani oleh kita semua. | |||
Artikel Terkait
Burung Walet Telah Kembali (Bag.2)
08 Januari 2013 Kami pun bergegas ke suatu tempat untuk memakai peralatan berkebun, sarung tangan, sepatu boot dan topi. Kesempatan ini sungguh sangat jarang bisa di dapat, Shifu bilang kunyit ini di tanam selama 2 tahun dan kali ini jadi berkah kita untuk memanennya.
Bingkisan Cinta kasih
07 Agustus 2014 Sinar Mas mengadakan Gathering Pasien, para Gan En Hu sudah memadati ruang Paseo lantai 39 di Sinar Mas Land. Pada acara ini tiap penerima bantuan mendapat bingkisan cinta kasih dalam rangka menyambut lebaran serta bantuan kesehatan.
Ladang Subur Menanam Kebajikan di Masa Kathina
04 November 2025Dalam suasana penuh welas asih, Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mengadakan kegiatan Pindapata Kathina 2025 di Tzu Chi Center Pantai Indah Kapuk.








Sitemap