Memupuk Budi Pekerti Luhur Sejak Dini.
Jurnalis : Imelda (Relawan Tzu Chi Surabaya), Fotografer : Hari Tedjo (Relawan Tzu Chi Surabaya)|
|
| ||
Dalam kelas Budi Pekerti, anak-anak diajarkan tentang nilai-nilai budi pekerti luhur seperti tata krama, sopan santun, toleransi, berbakti, kejujuran dan cinta kasih. Untuk memudahkan penyampaian pesan budi pekerti bagi anak-anak, pelaksanaan pengajaran dilakukan dengan puppet show (pertunjukan boneka tangan), yang mengisahkan tentang teladan tata krama dan sopan santun bagi anak-anak. Sekitar 20 orang anak dengan cakupan usia 6 – 12 tahun hadir bersama orang tua mereka untuk mengikuti kelas budi pekerti ini. Sebagian anak-anak yang hadir adalah putra dan putri para relawan juga putra-putri dari para Zhao Gu Hu (Penerima bantuan dari Tzu Chi). Yang unik adalah, pendidikan budi pekerti ini juga merupakan pendidikan bagi orang tua dalam mendidik anak. Diharapkan orang tua juga memperhatikan pendidikan moral dan budi pekerti bagi putra-putrinya. Mengingat di jaman yang modern ini, pendidikan lebih diarahkan pada ilmu pengetahuan semata.
Keterangan :
Ming Fong Shijie, penanggung jawab kelas Budi Pekerti Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya mengungkapkan harapannya agar kelas Budi Pekerti ini dapat terus berkembang dan dari sini kita dapat belajar, dan mendapat pengalaman yang lebih banyak dalam pendidikan anak. Untuk menarik minat anak-anak dalam pengajaran budaya humanis Tzu Chi, pelaksanaan kelas Budi Pekerti ini juga dilengkapi dengan games permainan perkenalan anak-anak, untuk saling berkenalan satu sama lain dan juga pembelajaran bahasa isyarat tangan (shou yu) sebagai salah satu budaya humanis Tzu Chi. | |||
Artikel Terkait
Tekad Menjadi Kota Berkelanjutan
11 November 2014 Memperingati Hari Tata Ruang Nasional, Pemerintah Kota Bogor menyelenggarakan acara jalan kaki bersama dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya, Sabtu, 8 November 2014. Mengusung tema “Kota Bogor Sebagai Kota Pusaka yang Berkelanjutan”.
Bersama-sama Menapaki Jalan Bodhisatwa
24 Oktober 2013 Pagi itu merupakan niat dan tekad yang sangat tepat bagi para calon relawan baru dan insan Tzu Chi untuk bersama- sama menapaki jalan Bodhisatwa. Dengan adanya niat untuk bergabung menjadi Relawan Tzu Chi merupakan langkah yang baik untuk bersama-sama berbuat kebajikan.
Staf Tzu Chi Gelar Doa Bersama untuk Wuhan
04 Februari 2020Pagi ini, seluruh staf Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memanjatkan doa bersama yang ditujukan bagi seluruh masyarakat yang terdampak virus corona. Semoga kekuatan ketulusan, keyakinan, dan niat baik dari semua orang bisa memancarkan energi positif khususnya bagi orang-orang yang terdampak penyakit tersebut.








Sitemap