Meringankan Penderitaan Korban Bencana
Jurnalis : Teddy Lianto , Fotografer : Teddy Lianto
|
| ||
Pada awalnya, beberapa hari setelah musibah kebakaran terjadi, Nasrudin mendapat informasi dari kerabatnya yang kebetulan tahu mengenai bantuan bebenah kampung Tzu Chi bagi warga korban kebakaran. Mendengar hal tersebut, Pada bulan Agustus 2012, Nasrudin dan warga mengajukan permohonan. Setelah melakukan survey, hanya permohonan Nasrudin yang diterima karena pemohon yang lain masih berstatus mengontrak. Beberapa bulan kemudian, rumah yang telah luluh lantak akibat dilahap si jago merah, kini sudah berdiri kembali dan dapat dihuni oleh mereka berdua. Nasrudin dan istri, Samiyah merasa sangat bersyukur dan bahagia, karena rumah mereka kini telah berdiri kembali dengan indah dan teduh. “Senang sudah bisa tinggal lagi di rumah sendiri,” ujar Nasrudin yang selama pembangunan mengontrak di daerah Kapuk, Jakarta Utara. Nasrudin merasa senang karena rumah yang sekarang mereka huni jauh lebih baik daripada rumah yang lama. “Kalau dulu ruang masak dan dapur ada di ruang belakang dan ruang depan biasanya untuk tidur, tetapi sekarang, da ada sekat antara ruang tidur, toilet, dan dapur, jadi lebih indah lha,”ujar Samiyah yang juga bekerja di konveksi di daerah Kapuk.
Keterangan :
Melihat Insan Tzu Chi yang terus membantu dirinya ketika terjadi bencana: kebakaran, terkena musibah banjir bulan Januari 2013, Nasrudin pun mulai menyisihkan uang untuk ditabungkan ke celengan bambu Tzu Chi guna membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan. Tidak hanya itu, Nasrudin pun juga kerap melakukan pembersihan selokan di sekitar rumahnya. Maka dari itu relawan berharap dengan adanya jalinan jodoh ini, makin banyak orang di lingkungan sekitar yang terinspirasi untuk mengikuti jejak Nasrudin yang mulai peduli terhadap sesama dan lingkungan. Dengan demikian, semakin banyak orang yang berpartisipasi berarti semakin besar gelombang kebaikan di dunia guna melenyapkan penderitaan dan kesedihan orang-orang yang tertimpa bencana maupun sakit. | |||
Artikel Terkait

Eco Enzyme untuk Lingkungan Sekitar
02 November 2020Untuk kedua kalinya, relawan Tzu Chi menuangkan
cairan Eco Enzyme di Danau Kenari Hijau, BGM, PIK, Jakarta
Utara, Minggu 1
November 2020. Total ada 40 liter eco enzyme yang dituang di danau tersebut.

Berita Internasional: Layanan Memasak Bagi Pekerja Medis
25 Mei 2021Relawan Tzu Chi merasa senang luar biasa saat menyiapkan nasi kotak untuk para pekerja rumah sakit selama virus Corona mewabah. Mereka memasak makanan itu dengan sepenuh hati dan jiwa seraya berharap bisa memberikan kegembiraan di hati para petugas medis saat membuka kotak makan mereka.