Pantaiku Bersih dan Indah
Jurnalis : Relawan Tzu Chi Padang, Fotografer : Relawan Tzu Chi Padang
|
| |
Acara yang dibuka oleh Bapak Walikota Padang Fauzi Bahar, mengatakan bahwa dengan pelestarian lingkungan berarti kita ikut menjaga keindahan alam kita untuk diwariskan kepada anak cucu kita nantinya. Tepat pukul 09.30 WIB, para relawan bersiap untuk berangkat. Mereka bahkan bersorak saling memberikan semangat satu sama lain. Dengan berbaris rapi dan langkah bersemangat, relawan menuju ke Pantai Padang yang akan dibersihkan.
Ket : - Pagi-pagi, para relawan telah berkumpul di dekat pantai. Walikota Padang, Fauzi Bahar juga ikut hadir untuk membuka acara. (kiri). Memang telah cukup lama kegiatan bersih pantai sempat absen. Melihat keadaan pantai yang kotor, semangat para relawan justru menjadi berkobar. Apalagi, sejak malam sebelumnya, telah turun hujan yang cukup lebat. Ditambah lagi, pagi hari itu pun masih hujan. Ombak di pantai juga besar sehingga banyak sampah yang terbawa oleh ombak yang datang ke tepian . Sampai di lokasi, ternyata tak hanya relawan Tzu Chi saja yang membersihkan pantai, tetapi ada juga anak-anak yang bersama orangtuanya sedang bermain ombak ikut membantu bergabung bersama relawan Tzu Chi. Salah satunya Amanda Syarif yang masih duduk di SD kelas 5 bersama dengan adik-adiknya. Waktu telah menunjukkan Pukul 11.00 WIB dan matahari pun telah semakin terik. Para relawan berkumpul kembali sebelum pulang ke rumah masing-masing. Setelah mencuci tangan, mereka mencicipi makanan ringan dan menyaksikan tayangan ceramah Master Cheng Yen untuk meresapi makna dari perbuatan mereka demi kelestarian bumi pada hari itu. | ||
Artikel Terkait

Waisak 2555: Kesempatan Melatih Diri
19 Mei 2011
Suara kasih: Bulan Bakti dan Bulan Penuh Berkah
28 September 2012 Kita harus berdoa dengan tulus semoga kekuatan topan ini bisa melemah setelah terpengaruh oleh tekanan udara. Jika demikian, umat manusia di dunia baru bisa aman dan selamat.Bahagianya Bisa Kembali Melihat Sanak Keluarga
30 Agustus 2018Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi menjadi momen yang kerap kali mengharukan, terlebih ketika seorang pasien katarak yang tidak bisa melihat akhirnya bisa kembali menangkap bayangan cahaya.