Semangat Bervegetaris
Jurnalis : Sunaryo (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun) , Fotografer : Mie Li (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)
|
| ||
Daun yang digunakan untuk membungkus kue Cang menggunakan daun bambu. Pada hari itu dihadiri relawan seragam biru 8 orang, relawan abu- abu 4 orang, Tzu Shao 1 orang, dan relawan kembang 8 orang. Pada hari pertama ini, para insan Tzu Chi menyiapkan bahan-bahan pembuatan kue Chang yang akan dibuat keesokan hari untuk acara bazaar kue Cang yang diadakan di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun yang belum diresmikan. Di hari kedua yang tepatnya pada hari Minggu, para relawan datang pukul 08.00 WIB. Jumlah relawan yang hadir seragam biru 8 orang, Abu-abu 4 orang, Tzu Shao 1 orang dan relawan kembang 4 orang. Dengan penuh kesabaran dan cinta kasih para relawan mulai sibuk membungkus kue Cang. Kue Cang yang dibuat itu bukan berisi daging asli, melainkan dengan menggunakan bahan makanan vegetarian. Hal Ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat bervegetaris untuk semua warga Tanjung Balai Karimun. Setelah sebagian kue Cang terbungkus, segeralah para relawan memasak kue Cang tersebut. Proses memasak kue Cang membutuhkan waktu yang cukup lama. Pembuatan kue Cang berlangsung dari pagi sampai pukul 16.00 WIB. Pada sore itu sebanyak 720 bungkus kue Cang sudah siap untuk dinikmati. Hal ini membuktikan bahwa dengan semangat dan kebersamaan jumlah yang banyak itu terasa lebih ringan.
Keterangan :
Pada hari ketiga, para relawan masih melanjutkan pembuatan kue Cang. Pada hari itu sebanyak 222 bungkus yang dihasilkan dari kumpulan cinta kasih insan Tzu Chi Tanjung balai Karimun. Kue Cang tersebut dibagikan kepada Gan En Hu sebanyak 58 bungkus dan juga membagi 20 bungkus kepada relawan yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Maka Kue Cang yang terbungkus dalam 3 hari sebanyak 1.020 bungkus. Ini membuktikan adanya semangat para relawan untuk menumbuhkan gaya hidup vegetarian. Dalam kata perenungan Master Cheng Yen dikatakan bahwa sesungguhnya bukan saat memiliki uang saja kita sanggup berdana, dan bukan hanya ketika sehat saja dapat bersumbangsih. Dengan adanya niat dan cinta kasih di hati, kita pasti memiliki kekuatan untuk melakukan kedua hal itu. Itulah yang menunjukkan semangat dan adanya niat dalam bersumbangsih dengan meluangkan waktu dan tenaga untuk menumbuhkan semangat bervegetaris. |
| ||
Artikel Terkait

Mencegah Stunting di Desa Bangkal
29 November 2023Relawan Tzu Chi di Kalimantan Tengah memberikan penyuluhan kesehatan untuk ibu dan anak dalam rangka mencegah stunting di Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya.

Membekali Generasi dengan Keluhuran Budi Pekerti
22 Mei 2017Sebanyak 539 siswa, termasuk siswa TK Cinta Kasih Tzu Chi mengikuti Kamp Pendewasaan Siswa Cinta Kasih Tzu Chi 2017 yang diadakan di gedung Gan En, Tzu Chi Center, PIK, 19-20 Mei 2017.

Mengenalkan Mengasihi dan Menghargai Kehidupan Sejak Dini
26 Juni 2019Kelas bimbingan budi pekerti He Qi Pusat kembali diadakan pada Minggu, 16 Juni 2019 yang berlangsung di ITC Mangga Dua lantai 6, Jakarta Utara dengan tema “Saling Mengasihi, Welas Asih, Menghargai Kehidupan.” Kelas dihadiri oleh 36 orang relawan Tzu Chi, 14 orang murid, 25 orang murid Qin Zi Ban (B) dan 23 orang murid Tzu Shao Ban.