SMAT di Taman Matahari

Jurnalis : Lo Wahyuni (He Qi Utara), Fotografer : Lo Wahyuni (He Qi Utara)

Christina Shije sebagai salah seorang pemilik Dharma Kitchen menjelaskan celengan bambu kepada karyawannya.

Mentari bersinar cerah pada hari Senin 15 Juni 2015 Di daerah Cipayung, Bogor. Tampak 10 orang relawan Tzu Chi memasuki lokasi acara SMAT di taman wisata Taman Matahari di kawasan Puncak. Christina Tjhie Shijie, peggagas ide SMAT bagi staff dan karyawan Restoran Dharma Kitchen menjelaskan bahwa celengan ini bertujuan untuk mewujudkan rasa kebersamaan untuk meraih keberhasilan.

Pemandu acara hari itu, Zaenah Mawardi, dengan penuh semangat memperkenalkan misi amal sosial Tzu Chi. “Koin-koin cinta kasih dari bapak-Ibu bisa membantu mereka yang kurang mampu juga bisa membantu sekolah anak-anak dan banyak hal lainnya,” kata guru SMP Cinta Kasih Tzu Chi ini. perkenalan dengan Tzu Chi ini juga disambut baik oleh Srie Hartini, penanggung jawab acara. “Kita senang juga bisa menjalin jodoh baik dengan relawan Tzu Chi,” ucapnya. Peragaan isyarat tangan satu keluarga oleh para relawan  telah menambah keakraban yang terjalin. Di penghujung acara, doa agar dunia bebas bencana oleh para peserta turut dipanjatkan.

Sebanyak 135 celengan bambu berhasil dibagikan pada staff karyawan Dharma Kitchen.

Sepuluh orang relawan Tzu Chi Huai pluit membagikan celengan bambu kepada karyawan Dharma Kitchen.

Berbagai tanggapan positif tentang celengan juga banyak terlontar dari para karyawan. Salah satunya Katalina. Ia mengaku menyukai program amal ini karena melalui hal-hal kecil ia bisa membantu untuk mewujudkan hal yang besar. “Saya suka celengan bambu ini, sebab bisa digunakan untuk menolong orang lain. Apalagi sekarang ini  biaya berobat sangat mahal,” ucap bagian keuangan di salah satu kantor Dharma Kitchen ini.

Zainuri juga merasakan hal yang sama. “Kagum dengan ketulusan Tzu Chi yang tanpa membeda-bedakan agama, suku, dan hal lain dalam memberikan bantuannya. Saya dan teman-teman mendukung untuk ngumpulin uang di celengan bambu,” paparnya sambil memegang erat celengan bambu yang diterimanya.

Katalina senang bisa menolong dengan celengan bambu.

Zainuri kagum dengan Tzu Chi yang menolong orang tanpa membedakan agama.

SMAT di Taman Matahari ini telah berhasil membagikan 135 buah celengan bambu kepada para pimpinan, staff dan karyawan Dharma Kitchen. Dengan kata lain, restoran yang hanya menyajikan menu makanan vegetaris ini juga telah mengajarkan para karyawannya untuk berbagi cinta kasih  guna menolong orang-orang lain yang kekurangan.


Artikel Terkait

Sosialisasi Misi Amal Tzu Chi di Desa Cilangari

Sosialisasi Misi Amal Tzu Chi di Desa Cilangari

23 Mei 2019
Bersumbangsih bisa dilakukan oleh semua orang, bahkan oleh penerima bantuan sekalipun. Pada 14 Mei 2019 lalu Tzu Chi Bandung mengadakan Sosialisasi SMAT bagi warga Cilangari, di Kecamatan Gununghalu, Bandung Barat. Warga yang mengikuti sosialisasi ini di antaranya adalah para penerima bantuan bedah rumah dari Tzu Chi.
Melatih Diri Melakukan Hal Baik

Melatih Diri Melakukan Hal Baik

23 Maret 2015 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia terus menebarkan kebajikan dengan menyosialisasikan misi amal Tzu Chi dengan celengan bambunya. Jumat, 20 Maret 2015, lima orang relawan Tzu Chi mengunjungi Wisma Asia Bank BCA cabang Slipi Jakarta Barat.
Berdana Bukan Masalah Nominal

Berdana Bukan Masalah Nominal

17 Maret 2015 Berdana bukanlah tentang seberapa besar nilai nominalnya, seperti apa yang dikatakan salah satu relawan, "Dalam kondisi apapun kita masih dapat berbuat kebaikan. Kecil dan besar bukan ukuran tapi yang penting adalah niat baiknya."
Menyayangi dan melindungi benda di sekitar kita, berarti menghargai berkah dan mengenal rasa puas.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -