Sukacita di Hari Natal
Jurnalis : Henny Laurence (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Eddy Go (Tzu Chi Makassar)
|
| ||
Acara dimulai dengan memperkenalkan bahwa Yayasan Buddha Tzu Chi adalah sebuah yayasan yang lintas agama, suku dan ras. Juga ditayangkan Video Kisah Tzu Chi dan ceramah Master. Anak-anak juga diajak bersama-sama memperagakan isyarat tangan dengan judul “Satu Keluarga”. Semua merasa sangat gembira baik relawan maupun anak-anak panti. Acara semakin semarak dengan diadakan kuis-kuis sekitar tentang Tzu Chi. Keterangan :
“kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang mau peduli dan mengundang kami untuk merayakan natal bersama, kiranya jalinan kasih hari ini tidak sampai disini saja,” demikian kata penanggung jawab Panti Asuhan Kamaseang. Puncak acara sore ini adalah pemberian bingkisan kepada anak-anak panti berupa alat makan dan minum, permen dan angpao sebagai bekal untuk menyambut natal. Bingkisan yang diberikan bukan berapa nilainya, tetapi ini adalah sumbangsih dari donatur yang penuh cinta kasih. Walau acaranya singkat namun dari wajah anak-anak tampak sangat gembira. Berbahagialah anak-anak yang masih memiliki orang tua yang bisa merayakan natal bersama, rawat dan sayangilah mereka. Sebelum acara ditutup diadakan doa bersama agar dunia ini bebas dari bencana, masyarakat hidup damai dan sejahtera. Memberi dan melayani jauh lebih berharga dan membahagiakan daripada diberi dan dilayani. | |||
Artikel Terkait

Bantuan Tahap Kedua untuk Pengungsi Gunung Kelud
19 Februari 2014 Setelah memberikan bantuan darurat untuk para pengungsi letusan gunung Kelud yang dilakukan di hari Minggu, 16 Februari 2014 atau 2 hari pasca erupsi Gunung Kelud. Relawan tanggap darurat Tzu Chi Surabaya kembali mengadakan pembagian bahan bantuan darurat di beberapa posko pengungsian.
Sebuah Ikhtiar Agar Trisya Dapat Mendengar
09 Agustus 2023Bagi orang tua Diandra Batrisya (5), mendapat bantuan biaya implant koklea dari Tzu Chi Indonesia merupakan pertolongan yang besar. Apalagi bantuan itu tak hanya untuk satu telinga, melainkan dua-duanya.
