Tanggap Darurat Banjir Bandang di Kota Padang Sidimpuan

Jurnalis : Hidayat Sikumbang (DAAI TV Medan) , Fotografer : Hidayat Sikumbang (DAAI TV Medan)

Pada 21 Maret 2025, belasan relawan turun langsung ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan, tidak hanya berupa kebutuhan materi seperti makanan, tikar, kasur, dan perlengkapan sekolah, tetapi juga dukungan moral bagi para korban.

Mencekam, itulah suasana banjir yang menghempas Kota Padang Sidimpuan, Sumatra Utara. Lima kecamatan terdampak akibat banjir tersebut. Hujan deras yang berlangsung selama berjam-jam pada Kamis (13/3) malam, membuat seisi kota luluh lantak. Keesokan harinya, Jumat dini hari, Sungai Batang Ayumi tak kuasa membendung debit air yang semakin meningkat.

Bencana ini mengakibatkan banjir dan tanah longsor yang menghancurkan rumah-rumah warga, lebih dari 4.000 orang terdampak. Ratusan rumah mengalami kerusakan berat, sementara dua orang dinyatakan meninggal dunia. Hingga 20 Maret, satu pekan setelah kejadian, satu orang masih dilaporkan hilang.

Sisa-sisa puing bencana banjir bandang.

Kepedulian yang nyata kembali ditunjukkan relawan Tzu Chi dari Kota Medan dan Tebing Tinggi dalam aksi tanggap darurat bencana. Mereka bergerak cepat membantu para korban banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Padang Sidimpuan yang berjarak sekitar 12 jam perjalanan dari Medan.

Tanpa mengenal lelah, belasan relawan turun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan. Tak hanya berupa kebutuhan materi, seperti makanan dan perlengkapan sehari-hari, tapi juga dukungan moral bagi para korban yang tengah berjuang bangkit dari musibah. Aksi kemanusiaan ini berlangsung pada Jumat, 21 Maret 2025.

Sebanyak 255 tikar plastik, 600 matras, dan kasur busa juga dibagikan untuk tempat beristirahat yang lebih layak. Selain itu, perlengkapan sekolah untuk para pelajar, susu, serta botol bayi turut disalurkan agar kebutuhan anak-anak di lokasi bencana tetap terpenuhi.

Penyerahan bantuan kepada masyarakat Kota Padang Sidimpuan.

“Kami lihat kondisi warga di sini sangat terpuruk, ada yang rumahnya sudah hilang, ada beberapa titik longsor yang sampai rumahnya hancur semua. Ini yang jadi prihatin kita karena itulah kewelasasihan kita tumbuh, kami sangat empati sekali, merasakan penderitaan mereka. Bagaimanapun kami harus kemari memberi bantuan,” ungkap Wardi salah seorang Relawan Tzu Chi Tebing Tinggi.

Kepedulian yang diberikan ini membuat Nisma Delila Siregar, salah seorang relawan dari desa Huta Lombang, kecamatan Padang Sidempuan Tenggara terharu. Ia menceritakan, hujan deras yang mengguyur kota Padang Sidimpuan dengan cepat menerjang kediamannya.

“Jadi begitulah, amang oi. Datang air, macam mana aku mau beranjak? Langsung kubangunkan keponakanku. Kugendong dia, gak sampai beberapa menit kemudian kutengok udah air semua di luar. Tinggi. Habis itu, ya hilanglah sudah rumah kami,” jelasnya lagi. Nisma juga bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Tzu Chi dan berharap tali kasih yang telah dirajut ini terus berlanjut.

Semangat anak-anak tak luntur meski bencana menerjang.

Hal senada diungkapkan Harnovil Harun, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Sidimpuan. Ia mengapresiasi langkah Relawan Tzu Chi dalam memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. “Langkah Tzu Chi ini luar biasa, saya apresiasi sekali. Mereka mau datang meninjau langsung, terus memberikan bantuan. Apalagi ini sudah mau puasa, sebentar lagi lebaran. Setidaknya mereka mengurangi beban penderitaan dari korban penyintas,” jelasnya.

Di tengah cobaan, kepedulian dan cinta kasih selalu menjadi cahaya yang menguatkan. Bantuan yang diberikan mungkin tak bisa menggantikan apa yang telah hilang, tetapi setidaknya dapat meringankan beban dan menumbuhkan harapan.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Tzu Chi Sigap Memberikan Bantuan Banjir

Tzu Chi Sigap Memberikan Bantuan Banjir

03 Februari 2020

Bencana banjir yang melanda Jabodetabek dan Banten pada 1 Januari 2020 telah menyisakan dampak yang begitu parah. Kerugian materi juga menimbulkan korban jiwa, dan ribuan orang mengungsi. Relawan Tzu Chi dengan sigap menyalurkan bantuan langsung kepada korban.

Tzu Chi Salurkan Bantuan Banjir untuk 6 Kecamatan di Kab. Pati Jawa Tengah

Tzu Chi Salurkan Bantuan Banjir untuk 6 Kecamatan di Kab. Pati Jawa Tengah

19 Januari 2023

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bersama Pemkab Pati menyalurkan bantuan berupa 5.500 paket sembako dan beras 10 Kg untuk enam Kecamatan di Kab. Pati Jawa Tengah yang sudah lebih dari dua pekan terendam banjir.

Banjir 2020: Nasi Hangat untuk Korban Banjir di Kapuk Muara

Banjir 2020: Nasi Hangat untuk Korban Banjir di Kapuk Muara

03 Januari 2020

Banjir yang terjadi pada awal tahun 2020 membuat wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang terendam air. Tzu Chi memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di pengungsian.

Meski sebutir tetesan air nampak tidak berarti, lambat laun akan memenuhi tempat penampungan besar.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -